http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Pemkab Lampung Tengah Genjot Produksi 5 Komoditas Unggulan

Kamis, Juli 14th 2016. | Iklan, Lampung, Realita News, Uncategorized

program UPSUS PadiSebagai salah satu daerah yang berhasil mencapai target luas tambah tanam Oktober – April 2016, pada Mei 2016 Kabupaten Lampung Tengah memperoleh reward dari Kementerian Pertanian berupa Piagam Penghargaan dan sejumlah alat mesin pertanian (alsintan)  berupa hand traktor, traktor mini roda 4, sumur bor, combine harvester, dan rice transplanter.

Bukan tanpa alasan pemerintah memberikan dukungan kepada Pemkab Lampung Tengah, dalam upaya peningkatan produksi komoditas tanaman pangan, karena Lampung Tengah merupakan salah satu daerah pendukung produksi padi di Provinsi Lampung. Selain memiliki potensi lahan yang masih cukup luas, juga di dukung oleh jaringan irigasi yang mampu memenuhi kebutuhan air bagi petani padi di daerah ini pada setiap musim tanam.

”Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah optimis target produksi yang disepakati  dapat dicapai, mengingat luas panen dan tambah tanam masih cukup luas sampai bulan September 2016,”tegas Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Setidaknya ada 5 (lima) komoditas unggulan yang akan dioptimalkan produktivitasnya pada tahun 2016 ini, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah. Ke lima komoditas andalan Lampung Tengah itu, meliputi Padi dengan sasaran produksi sebesar 911.612 ton, Jagung  302,499 ton dan Ubi kayu 2.260.661 ton, Cabai 5.117 ton dan Bawang merah 1.818 ton.

Peningkatan produksi ke lima komoditas yang diunggulkan ini, diantaranya merupakan upaya mendukung pemerintah pusat dalam mencapai kemandirian pangan nasional. Untuk mendukung upaya percepatan pencapaian sasaran khususnya komoditas padi dan jagung, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI telah memberikan stimulant kepada petani Lampung Tengah berupa bantuan sejumlah alsintan yang terdiri dari; Combine Harvester besar sebanyak 9 unit, Combine Harvester sedang sebanyak 10 unit, Combine Harvester kecil sebanyak 35 unit, Corn Combine Harvester sebanyak 3 unit, Corn seller sebanyak 84 unit, Power Threser Multi Guna sebanyak 2 unit, Power Threser sebanyak 3 unit, Rice Transplanter sebanyak 5 unit.

Selain alsintan, pemerintah juga memberikan bantuan benih, berupa benih Padi Hibrida sebanyak 7.500 kg untuk 500 Ha, benih Padi Inbrida sebanyak 500.000 kg untuk 20.000 Ha, benih Jagung sebanyak 225.000 kg untuk 17.000 Ha, PAT (Perluasan Areal Tanam) Ubi kayu untuk 600 Ha, Subsidi benih padi Hibrida 92.625 kg untuk 6.175 Ha, Subsidi benih padi Inbrida 962.500 kg untuk 38.500 Ha.

Untuk mendukung tercapainya target produksi, pemerintah memberikan bantuan rehabilitasi dan pengembangan irigasi, berupa rehabilitasi Jaringan Irigasi sebanyak 2.529 ha, pengembangan Embung Pertanian sebanyak 10 unit, pengembangan Irigasi Perpipaan/Irigasi perpompaan  sebanyak 4 unit, pembuatan Sumur Bor sebanyak 71 unit,  pengembangan/rehabilitasi Jalan Usaha Tani sebanyak 11 Unit. Serta pembuatan Dam Parit sebanyak 9 unit, pengembangan Jaringan Iriasi Tersier (JIT) sebanyak 2.800 ha, dan percontohan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 2 unit.

”Pemerintah juga memberikan program paket teknologi berupa penerapan tanam padi jajar legowo dan  penerapan Tanam Gadu Model seluas 11.000 Ha di daerah irigasi Punggur Utara,”kata Mustafa.

Agar target produksi khususnya padi dan jagung, pemerintah menggandeng TNI AD untuk berkerjasama dalam pengawalan dan pendampingan program Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedele (UPSUS PAJALE) dan Serap Gabah Petani (SERGAP). Stimulan yang telah diberikan kepada petani berdampak cukup signifikan bagi pencapaian produksi Padi, jagung, ubikayu, cabai dan bawang merah sampai dengan April 2016 .

Untitled

Pemerintah juga memberikan dukungan upaya percepatan pencapaian sasaran tahun 2017. Diharapkan berbagai bantuan dari pemerintah sebagai stimulant kepada petani dapat di realisasikan berupa; bantuan benih Padi Hibrida sebanyak 150.000 kg untuk 10.000 Ha, benih Padi Inbrida sebanyak 500.000 kg untuk 20.000 Ha, benih Jagung sebanyak 300.000 kg untuk 20.000 Ha, Intensifikasi Ubi kayu untuk 1.000 Ha

Juga bantuan rehabilitasi dan pengembangan irigasi tersier sebanyak  10.000 ha, pengembangan Embung Pertanian sebanyak 18 unit, pengembangan Irigasi Perpipaan/Irigasi perpompaan sebanyak 20  unit, pengembangan Irigasi Rawa sebanyak  1.135 ha, pengembangan Jalan Pertanian sebanyak 15  unit, pembuatan Sumur Bor sebanyak 25 unit, sarana pendukung BBI Padi Palawija sebanyak 1 Paket dan sarana Pendukung BBI Hortikultura sebanyak 1 Paket, serta  bantuan Alsintan Rice Transplanter sebanyak 20 unit.

DSCN0461

Perkebunan

Di sektor perkebunan, Pemkab Lampung Tengah juga berupaya meningkatkan produksi komoditas perkebunan, meliputi  Lada, Kelapa Dalam, Kelapa Sawit, Tebu Rakyat, Kakao, dan Kopi, sebagai komoditas unggulan.

Sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan lahan kering sekaligus meningkatkan pendapatan petani, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Tengah, tengah meningkatkan luasan tanaman kelapa dalam dan tanaman lada yang populasinya saat ini makin berkurang.

Pemkab Lampung Tengah, tahun 2016 melakukan pengembangan tanaman kelapa dalam seluas 10 Ha, dengan memberikan bantuan bibit kelapa sebanyak 2.400 batang di Kecamatan Seputih Surabaya dan Kecamatan Rumbia. Tahun 2017 pengembangan kelapa dalam seluas 20 Ha, dengan memberi bantuan bibit kepala sebanyak 5.000 batang, kepada petani di Kecamatan Bangun Rejo, Kalirejo dan Bumi Ratu Nuban.

Sementara untuk peningkatan pengembangan tanaman lada sebagai tanaman khas Lampung ini, Pemkab Lampung Tengah  menjadikan Kecamatan Selagai Lingga dan Kecamatan Pubian sebagai sentra pengembangan tanaman Lada di Lampung Tengah.  Direncanakan sebanyak 5.250 batang bibit lada akan di berikan secara bertahap kepada petani setempat. Tahun 2016, sebanyak 90 orang petani lada mendapatkan pelatihan pengembangan dan budidaya tanaman lada, serta memberikan bantuan sebanyak 2.250 batang bibit lada. Pembinan dan pelatihan petani lada juga akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2017, kepada 180 orang dan pemberian bantuan bibit lada sebanyak 3.000 batang di Kecamatan Selagai Lingga dan Pubian. (Adv/Ti)

Share Button

Related For Pemkab Lampung Tengah Genjot Produksi 5 Komoditas Unggulan