http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Pemkab Lampung Tengah Dukung Program SPR

Senin, September 26th 2016. | Uncategorized

 

Peternak peserta program SPR Sekolah lapang

Peternak peserta program SPR Lampung Tengah Sekolah lapang (Foto terbagus .info )

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah mengapresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang melakukan terobosan membentuk Sentra Peternakan Rakyat (SPR) untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak.

Dari beberapa daerah yang mendapatkan program SPR tersebut, diantaranya Kabupaten Lampung Tengah. Dari lima SPR yang rencana di kembangkan di Lampung Tengah, tahun 2016 ini baru dua SPR yang dapat dilaksanakan, sedang tiga SPR yang tertunda diharapkan tahun mendatang dapat diterapkan setelah ketentuan persyaratan terpenuhi.

”Dua SPR sudah diterapkan di Lampung Tengah. Alhamdulillah, dampak positif dari program ini sudah dirasakan petani yang tergabung di daerah SPR,” kata Kabid Produksi Peternakan  Dinas Peternakan dan Perikanan Lampung Tengah, Supardi, mendampingi Kadis Peternakan dan Perikanan Ahmed Fachrudin.

Melalui program SPR ini,  petani akan mendapatkan transfer ilmu melalui berbagai pelatihan dalam meningkatkan kemampuan yang lebih baik dalam beternak. Dalam program SPR ini peternak mendapatkan pelatihan tentang kelembagaan, serta menjalankan usaha ternak. Sehingga kedepan peternak benar-benar mampu memenej usaha budidaya peternakan secara baik. ”Program SPR ini akan meningkatkan jumlah populasi ternak sapi di Kabupaten Lampung Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyanggah kebutuhan sapi di Provinsi Lampung,”katanya.

Dengan diterapkannya progran SPR di Kabupaten Lampung Tengah, maka percepatan pembangunan pertanian di kabupaten ini bukan hanya dilakukan untuk meningkatkan produksi padi saja, tetapi juga dilakukan bagi peningkatan jumlah populasi ternak di tingkat petani. Dua SPR dari lima SPR yang diharapkan tersebut yakni SPR di Kecamatan Padangratu dan Kecamatan Pubian.

Pemerintah pusat telah memberikan bantuan terhadap kegiatan kelompok di daerah SPR, berupa penguatan pakan induk sapi potong di Kelompok Mekar Sari Kampung Surabaya Kecamatan Padang Ratu, dan Kelompok Sumber Makmur Kampung Tangjung Jaya Kecamatan Bangunrejo. Dimana, masing-masing kelompok menerima pakan kosentrat untuk 20 petani dengan 20 ekor sapi, dengan ketentuan pemberian pakan sebanyak 3 Kg per hari pada setiap ekor sapi.

Juga dilakukan gerakan pengembangan dan penanaman pakan ternak berkualitas (Gerbang Patas) yang dilaksanakan oleh Kelompok Lembu Jaya I Kampung Karang Sari Kecamatan Padang Ratu, dan Kelompok Karya Tani Kampung Tanjung Rejo Kecamatan Pubian. Serta, dilakukan pengembangan lumbung pakan (LP) yang dilaksanakan oleh Kelompok Sumber Rejeki Kampung Mojokerto Kacamatan Padangratu. ” Untuk mendapatkan derajat kesehatan yang baik di daerah SPR, telah dilakukan upaya pengobatan massal dan recorder di dua Kecamatan yakni Kecamatan Padangratu 5 kelompok dan Pubian 8 kelompok,”katanya.

Untuk mendukung keberhasilan peningatan produksi ternak di daerah SPR, para petani yang tergabung dalam kelompok mendapatkan pelatihan terkait dengan pengolahan pakan, penyimpanan pakan, pembuatan ransum pakan, dan pelatihan manajemen pemeliharaan sapi, serta dilakukan pendampingan dan pemantauan serta evaluasi oleh tim baik dari pusat, provinsi dan kabupaten serta tim dari perguruan tinggi.

Kontribusi

Tentunya bukan tanpa alasan, Pemkab Lampung Tengah memberikan dukungan program SPR. Sebab, selama ini subsektor peternakan ini telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan  Produk Domestik Bruto (PDRB) Kabupaten Lampung Tengah. Usaha peternakan khususnya ternak sapi merupakan suatu usaha yang banyak dilakukan oleh masyarakat secara turun temurun. Ternak Sapi merupakan komoditas andalan di Kabupaten Lampung Tengah, sehingga menempatkan kabupaten ini sebagai urutan  pertama di Provinsi Lampung yang memiliki populasi sapi terbanyak yang jumlahnya mencapai 218.045 ekor.

peternak

Menurut Supardi, pengembangan usaha peternakan diarahkan pada terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif serta kreatif, melalui peternakan yang tangguh berbasis sumber daya lokal. Untuk mencapai hal tersebut, lanjutnya Pemkab Lampung Tengah terus melakukan berbagai upaya antara lain; penyediaan pangan asal ternak, memberdayakan sumber daya manusia peternak, meningkatkan pendapatan peternak, menciptakan lapangan kerja peternak, dan  melestarikan dan memanfaatkan sumber daya alam.

”Untuk pengembangan usaha peternakan dilakukan melalui strategi pengembangan pilar peternakan berupa pengembangan potensi ternak dan bibit ternak, pengembangan pakan ternak dan pengembangan teknologi budidaya,”katanya.

Dalam mendukung peningkatkan populasi ternak ditingkat petani kata dia, pihaknya terus meningkatkan sanitasi dan kesehatan ternak, peningkatan industri dan pemasaran hasil peternakan, serta pengembangan kelembagaan usaha dan keterampilan peternak serta kawasan pengembangan peternakan.

Sementara, untuk meningkatkan produksi ternak, selama ini telah menerapkan program Inseminasi Buatan (IB). Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan kelahiran ternak sekaligus merupakan salah satu cara untuk  meningkatkan mutu genetik ternak dan meningkatkan produksi ternak.

Untuk pelayan inseminasi Buatan (IB) pada masyarakat, Dinas Peternakan dan Perikanan    Lampung Tengah didukung oleh 128 petugas inseminator yang tersebar di seluruh kecamatan. Petugas IB ini  terbagi menjadi 28 SP IB/POS IB. Target tahun 2016 tercapainya jumlah akseptor sebanyak 60.000  straw. (Adv/Ti)

Share Button

Related For Pemkab Lampung Tengah Dukung Program SPR