http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Warga Keluhkan Palayanan Proses Regiden Ranmor di Samsat Gunungsugih

Minggu, September 17th 2017. | Lampung, Realita News

 

Lampung, Terbagus.info- Sejumlah Warga mengeluhkan proses perubahan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Gunungsugih Lampung Tengah. Pasalnya, kendaraan bermotor khususnya sepeda motor yang tidak seharusnya melakukan penggantian plat baru pada kenyataannya di haruskan mengganti plat nomor kendaraan atau NRKB  yang baru.

Padahal,  perubahan NRKB atau kelengkapan lain bagi kendaraan bermotor sudah ada acuannya yakni Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Perkap) No 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regiden Ranmor), namun dilapangan terkadang masih dirasakan pelayanan yang dilakukan oleh oknum petugas kurang sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan terbitnya Perkap No 5 diharapkan agar dalam pelaksanaan Regiden Ranmor dapat memberikan kemudahan dan kelancaran bagi masyarakat, termasuk terhindar dari pungutan yang tidak sesuai aturan.

Keluhan warga tersebut diungkapkan Sugiman, warga Adijaya, Terbanggibesar Lampung Tengah. Menurut Sugiman, banyak warga yang menemui dirinya menanyakan perihal biaya terkait perubahan plat nomor kendaraan bermotor roda dua, yang dilakukan oleh petugas Samsat Gunungsugih. Padahal, kata Sugiman, plat kendaraan bermotor roda dua atau sepeda motor yang harus dilakukan perubahan NRKB adalah plat yang diawali angka 7 dan 8. Hal itu sesuai dengan pengumuman perubahan NRKB yang harus dilakukan Her yang terpampang di Samsat Gunungsugi.

Ditegaskan Sugiman, dalam pengumuman itu disebutkan bahwa NRKB 2000 sampai dengan 6999 diperuntukan bagi sepeda motor. Artinya sepeda motor yang harus Her adalah yang NRKB diawali angka 7 dan 8, karena NRKB diawali angka 7 diperuntukan kendaraan bus sedang yang diawali angka 8 diperuntukan kendaraan mobil barang yakni pick up dan truk.

”Kenyataannya sepeda motor yang NRKBnya diawali angka 6, angka 4 dan angka 3  diharuskan untuk mengganti plat kendaraan atau NRKB baru. Ini apa maksudnya, jelas petugas sudah melakukan kebijakan yang mengada-ada tidak sesuai aturan, ”kata Sugiman.

Dicontohkannya, sepeda motor milik Suyanto warga Adijaya, Terbanggibesar, jenis Yamaha NRKB lama BE 4774 GJ harus dilakukan perubahan atau Regestrasi dengan NRKB baru BE 2547 IJ. Lalu sepeda motor milik Budiyono (39) warga Adijaya, Terbanggibesar, jenis kendaraan Honda NRKB lama BE 6565 GN harus dilakukan perubahan atau Regestrasi dengan NRKB baru BE 2443 GT, dan sepeda motor milik M Azizun Rohman (38) warga Adijaya, Terbanggibesar, jenis Yamaha NRKB lama BE 3434 HH harus dilakukan perubahan atau Regestrasi dengan NRKB baru BE 2970 GX.

”Kata warga pergantian NRKB karena itu nomor cantik, lalu apa pengaruhnya nomor cantik dan tidak cantik. Yang dikhawatirkan akan terjadi dokumen ganda pada kendaraan bersangkutan. Sedang biaya untuk penggantian NRKB sekitar Rp180 ribu, padahal nomor-nomor tersebut tidak masuk kategori yang harus melakukan regstrasi, ini ngawur namanya,”katanya.

Dia berharap, Polda Lampung melalui Dirlantas melakukan pembinaan terhadap oknum Samsat yang tidak malakukan pelayanan sesuai dangan aturan yang sudah ada. Kalau ini dibiarkan maka rakyat yang dirugikan, karena NRKB yang tidak masuk kategori registrasi diharuskan registrasi NRKB baru. ”Saya mendapatkan informasi di Samsat lain tidak melakukan regsestrasi seperti yang dilakukan di Samsat Gunungsugih. Mengapa ada perbedaan kebijakan, padahal Kapolri dan Kapoldanya sama,”tegas Sugiman.

Terkait dengan adanya penerapan regestrasi terhadap sepeda motor yang bukan kategori harus registrasi, sumber di Samsat Gunungsugih mengatakan, sepeda motor yang tidak harus registrasi NRKB adalah plat kendaraan yang diawali angka 7 dan 8, selain itu tidak seharusnya melakukan regstrasi NRKB, karena NRKB yang diawai angka 7 dan 8 di peruntukan kendaraan roda 4 yakni bus dan truk.

”Kalau ada sepeda motor yang bukan kategori harus registrasi yakni diawali angka 7 atau 8 tapi dilakukan ragistrasi NRKB baru tentu sudah tidak benar itu,”kata sumber yang tak mau di tuliskan namanya, Sabtu (17/9). ( Pri)

Share Button

Related For Warga Keluhkan Palayanan Proses Regiden Ranmor di Samsat Gunungsugih