http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Pembangunan ITERA Tanggungjawab Masyarakat di Sumatera

Kamis, Oktober 6th 2016. | Lampung
Peletakan batu Pertama Pembangunan Masjid Raya ITERA, Kamis (06/10)

Peletakan batu Pertama Pembangunan Masjid Raya ITERA, Kamis (06/10)

LAMPUNG, terbagus- Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bukan milik orang Lampung semata, tetapi juga milik masyarakat yang ada di Pulau Sumatera. Tidak bisa dipungkiri beberapa tahun ke depan ITERA akan memberikan kontribusi terbesar bagi kemajuan serta perkembangan teknologi di Pulau Sumatera.

Penegasan ini, dikatakan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat memberikan sambutan pada Acara Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera ke – 2 di rangkai dengan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke-21, yang digelar di Kampus ITERA, Kotabaru Jatiagung, Lampung Selatan, Kamis (06/10).

Pembangunan sebuah pusat studi, lanjut Bachtiar Basri, tentulah perlu perencanaan yang baik dan pembiayaan yang tidak sedikit, oleh sebab itu pihaknya mengajak kepada semua pihak untuk dapat hadir dan ikut andil dalam pembangunan ITERA. ”Pengembangan ITERA akan berimbas kepada perkembangan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa ITERA dan masyarakat di Sumatera. Pembangunan ITERA menjadi tanggung jawab masyarakat di Sumatera,” Tegas Bachtiar Basri.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono, Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan LIPI Didik Widyatmoko, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin, Kepala BMKG Pusat Andi Eka Sakya, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, dan para pejabat perwakilan dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung serta para Civitas Akademika ITERA.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Sekprov Lampung Bayana, dalam rangkaian acara Dies Natalis yang ke-2 Tahun 2016 ini, juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya ITERA oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri PUPERA Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Masjid Raya ini akan dibangun di atas lahan seluas 20-50 hektare,  dan merupakan terbesar di Sumatera dengan kapasitas 42.000 jamaah. ”Selain menjadi sarana ibadah bagi umat muslim, masjid ini juga dapat menjadi sarana pendidikan, sarana bersosialisasi, dan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang sifatnya Islamic Recreational bagi masayarat dan menjadi masjid kebanggaan masyarakat Lampung,”kata Bunyana.

Selain kedua acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama atau memory of understanding (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama antara ITERA dengan ITB, Pemprov Lampung, BMKG, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) terkait pengembangan sarana, pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan fisik bangunan ITERA. (pri)

Share Button

Related For Pembangunan ITERA Tanggungjawab Masyarakat di Sumatera