http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Meriahnya Perayaan HUT RI Ke-71 di Lampung Tengah

Jumat, Agustus 18th 2017. | Lampung, Seni & Budaya

Formasi peserta sejuta kentongan membentuk tulisan NKRI.

Gunung Sugih – Lampung Tengah : Lampung Tengah (Lamteng) kembali menorehkan sejarah baru pada saat peringatan HUT-RI Ke-72 tahun, kemarin (17/8). Adalah pemecahan tiga rekor sekaligus yang dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tiga rekor yang dipecahkan tersebut, yakni kategori pemukulan kentongan terbanyak di Indonesia yang berjumlah 1 juta kentongan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kecamatan Gunungsugih dan kecamatan lainnya. “Pemukulan satu juta kentongan serentak ini, adalah rekor dunia. Karena sebelumnya tidak pernah ada rekor seperti ini,” ujar Sri Hayati, perwakilan dari MURI.

Rekor kedua, kata dia, adalah pembangunan jalan terpanjang di Indonesia dengan melibatkan masyarakat. “Ada 600 kilometer (Km) yang disodorkan ke kita. Tapi setelah kita cek, jalan yang dibangun mencapai 704,62 Km. Dan ini terpanjang di Indonesia sehingga tercatat dalam MURI,” bebernya.

Bupati Lamteng Mustafa dan Wabup Loekman Djoyosoemarto melihat produk KECE yang dipamerkan untuk dinilai oleh tim MURI.

Rekor ketiga, pameran 1.400 produk UMKM di bawah binaan pemerintah daerah melalui program KECe Bupati. Data dari Pemkab Lamteng jumlahnya 1.000 produk. “Setelah kita nilai, ada 1.400 produk yang merupakan angka terbanyak dan belum pernah ada di Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, kata Sri Hayati, MURI telah mencatat beberapa rekor yang dibuat oleh Pemkab Lamteng. Pertama pada tahun 2012 lalu telah memecahkan rekor pemasangan KB implant dengan aseptor terbanyak. Lalu senam kerukunan dengan peserta terbanyak, mencapai 23 ribu yang berlangsung tahun 2015 di Kecamatan Seputihraman. Kemudian, pengibaran sejuta bendera pada HUT-RI Ke-71 tahun 2016 lalu dan baru-baru ini pemeriksaan IVA dengan peserta 10 ribu orang.

Bupati Lamteng Mustafa menyerahkan bendera kepada paskibraka saat upacara pengibaran bendera.

Peringatan HUT-RI kemarin, diawali dengan upacara pengibaran bendera. Setelah itu, dilakukan parade pemukulan kentongan oleh ribuan peserta yang diiringi lagu kemerdekaan. 1.400-an produk KECe juga dipamerkan, terdiri dari berbagai olahan makanan dan kerajinan tangan yang diproduksi oleh UMKM di Lamteng.

Kentongan sendiri identik dengan Bupati Lamteng Dr. Ir. Mustafa yang aktif melakukan ronda. Dengan menggerakan masyarakat, Mustafa berhasil mengurangi angka kejahatan di kabupaten setempat dengan ronda dan kentongan.

Hasil ronda dinilai sangat efektif karena mampu menekan angka kriminalitas di malam hari. Bahkan, Bupati Mustafa rutin melakukan ronda malam dengan mengunjungi kampung-kampung di Lamteng.

“Ronda sendiri identik dengan aktivitas rakyat dan manfaatnya untuk rakyat. Inilah kearifan lokal yang harus terus kita hidupkan. Kita tidak boleh melupakan jati diri bangsa. Spirit inilah yang ingin kita tanamkan melalui aksi sejuta kentongan hari ini (kemarin),” ungkapnya.

Bupati Mustafa bersama Wabup Loekman Djoyosoemarto serta dan unsur Forkopimda Lamteng memukul kentongan di Tugu Kopiah Emas Gunungsugih.

Ia menegaskan aksi sejuta kentongan, pameran 1400 produk KECe dan pembangunan jalan kampung terpanjang dilaksanakan bukan mengejar rekor, tapi untuk menggelorakan semangat kebangsaan dan semangat membangun untuk kepentingan rakyat.

“Semangat cinta harus kita tanamkan ke seluruh masyarakat bangsa ini. Sementara melalui pameran produk KECe kita tumbuhkan ekonomi kerakyatan. Masyarakat juga mendambakan jalan mulus, karenanya saya menginisiasi pembangunan jalan kampung terpanjang di Indonesia,” tandasnya.

Upacara bendera dilanjutkan dengan sarasehan dan pemberian santunan kepada 250 orang terdiri dari Veteran, Piveri, Pepabri, Perip, Warakamuri, PWRI, PP Polri, IPPNS, FKPPI dan PPM. (Adv/Ti)

Share Button

Related For Meriahnya Perayaan HUT RI Ke-71 di Lampung Tengah