http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Bupati Lampung Tengah Lantik 68 Kepala Kampung

Senin, April 25th 2016. | Lampung
Usai pelantikan 68 Kepala kamung foto bersama

Usai pelantikan 68 Kepala kamung foto bersama

LAMPUNG TENGAH,terbagus.info- Bupati LampungTengah Mustafa, melantik 68 Kepala  Kampung se Lampung Tengah, di Sesat Agung Gunung Sugih, Senin (25/4). Ke 68 Kepala Kampung (Kakam) tersebut merupakan hasil pemilihan secara serentak yang digelar pada 14 April 2016 lalu. Dari 215 peserta yang bertarung didalam pemilihan Kakam, 70 orang meraih suara terbanyak yang dipercaya untuk menjadi kepala kampung, dua Kepala kampung tidak ikut dalam pelantikan karena saat ini masih dalam proses sanggahan di tingkat kecamatan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 49 Tahun 2011, dalam pelantikan tersebut dilakukan Pembaca  dan Penanda Tanganan Fakta Integritas Kepala Kampung.  Fakta integritas yang di tanda tangani oleh para kepala kampung yang akan di lantik berisikan  tujuh pernyataan yakni :

  1. Berperan secara proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.
  2. Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Bersikap transparan, jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.
  4. Menghindari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas.
  5. Memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas, terutama kepada aparatur yang berada dibawah pengawasan dan sesame pegawai dilingkungan kerjanya secara konsisten.
  6. Menyampaikan informasi penyimpangan integritas dikampung serta turut menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkan.

7. Bila melanggar hal-hal tersebut diatas, siap menghadapi konsekwensinya.

Dalam sambutannya Bupati menegaskan, sebagai aparat pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat, salah satu tugas pokok kepala kampung adalah pelayanan publik. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kepala kampung dituntut untuk bersikap adil kepada setiap orang tanpa memandang siapa dan apa kedudukan orang tersebut. Terpilihnya saudara sebagai kepala kampung, lanjut Mustafa,  memberikan harapan besar kepada masyarakat bahwa pelayanan yang mereka terima akan lebih baik dari sebelumnya. Demi terciptanya pelayanan publik sesuai harapan tersebut, pengabdian kita harus dilandasi dengan dedikasi, loyalitas dan disiplin yang tinggi. ”Untuk itu saya mengajak kepada seluruh jajaran pemerintah kampung, mari kita tunjukkan bahwa sebagai pelayan masyarakat, kepentingan masyarakat menjadi prioritas kita semua,”kata Mustafa.

Menurut Bupati, di Era Otonomi Daerah saat ini dinamika penyelenggaraan Pemerintahan Kampung berkembang begitu pesatnya, terutama yang berkaitan dengan Otonomi Kampung. Oleh karena itu, dalam rangka mengantisipasi berbagai perkembangan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kampung, maka Pemerintah telah melakukan fasilitasi secara komprehensif melalui berbagai kebijakan operasional khususnya dengan telah disahkannya UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa pada hari Rabu, 18 Desember 2013.

Ditegaskannya, lahirnya Undang Undang No 6 tahun 2014 tentang Desa, merupakan kabar gembira bagi setiap kakam yang ada di Kabupaten Lampung Tengah. sebab dengan adanya UU tersebut maka setiap desa atau kampung akan mendapatkan dana bantuan yang berasal dari pusat. ”Saya meminta perangkat Kampung tak larut dalam euforia undang-undang desa. Sebab UU Desa merupakan jembatan emas menuju surga tetapi bisa berubah menjadi jalan tol menuju penjara atau neraka jika perangkat desa/kampung mengalokasikan anggaran tanpa ada regulasi,”kata Bupati mengingatkan.

Karena itu, Mustafa meminta agar perangkat kampung berhati-hati dalam mengelola anggaran dengan berpegang pada empat dasar yang mesti dilakukan, yakni asas manfaat, transparansi, efektif dan efisien. Selain empat asas tersebut, ada tiga kewajiban yang meski dilakukan perangkat desa. Pertama, adil, kedua melibatkan peran serta masyarakat dan ketiga akuntabilitas.

”Keberadaan UU Desa memiliki filosofi mewujudkan kesejahtaraan rakyat sehingga keadilan menjadi prinsip utama dan pertama,”katanya. (Ti/pri)

Share Button

Related For Bupati Lampung Tengah Lantik 68 Kepala Kampung