http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

BI Perwakilan Lampung Gandeng Pemkab Lampung Tengah Kembangkan Bawang Merah

Selasa, November 8th 2016. | Lampung, Realita News

MoU Klaster Pengembangan Bawang Merah

LAMPUNG, terbagus.info-Bawang merah, merupakan komoditas hortikultur yang sering mengganggu stabilitas ekonomi makro Indonesia. Komoditas ini sangat besar pengaruhnya dalam perekonomian Indonesia, terutama terhadap terjadinya inflasi harga akibat tidak stabilnya pasokan bulanan bawang merah.

Permasalahan tersebut, merupakan salah satu isu strategis yang menjadi fokus pengembangan klaster oleh  Bank Indonesia (BI) untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Kerjasama tersebut, merupakan serangkaian strategi untuk mendorong kestabilan produksi dan produktivitas bawang merah. Salah satunya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengembangan komoditas  bawang merah melalui pendekatan klaster.

Dalam rangka rencana pengembangan program klaster bawang merah di Provinsi Lampung, melalui pertimbangan berbagai pendapat dan saran dari aspek teknis dan non teknis stakeholder, Kabupaten Lampung Tengah dinilai sebagai wilayah yang potensial menjadi lokasi pengembangan klaster bawang merah. Tahun 2015, Pemerintah Provinsi Lampung telah merealisasikan program pengembangan kawasan bawang merah seluas 70 Ha di tiga kabupaten, yakni  di Kabupaten Lampung Tengah seluas 30 Ha, Kabupaten Tanggamus  dan Lampung Selatan masing-masing 20 Ha.

Ada beberapa parameter yang menjadi pertimbangan penetapan Lampung Tengah sebagai lokasi klaster bawang merah, diantaranya; Pertama, lokasi klaster sangat strategis dengan akses pasar dan wilayah parameter pengukuran inflasi di Provinsi Lampung yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro. Kedua, dukungan partisipasi dan modal sosial petani telah terbangun baik. Ketiga, kelembagaan komisi penyuluh pertanian telah berjalan dengan aktif. Keempat, telah terbentuknya Toko Tani Indonesia (TTI) kelompok tani bawang, sebagai sarana prasarana.

Nota Kesepahaman

Pengembangan klaster bawang merah ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Bupati Lampung Tengah Mustafa dengan Kepala Perwakilan BI Lampung Arif Artawan. Bupati Lampung Tengah Mustafa atas nama pemerintah daerah, menyambut baik penetapan Kabupaten Lampung Tengah sebagai klaster pengembangan bawang merah. ”Atasnama pemerintah Kabupaten Lampung Tengah saya mengapresiasi atas dukungan BI Perwakilan Lampung dalam pengembangan klaster bawang merah sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi di daerah Lampung, diharapan kedepan tidak lagi terjadi ketergantungan bawang merah dari luar daerah,”kata Mustafa.

Kita menyadari, lanjutnya, selama ini komoditas bawang merah selalu menjadi salah satu pemicu gejolak ekonomi nasional akibat ketidak stabilan harga yang berdampak kepada inflasi. Dengan pengembangan klaster bawang merah ini diharapkan dapat memenuhi ketercukupan kebutuhan bawang merah di Lampung, sekaligus bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Melalui kerjasama dengan BI ini, kata Mustafa, Pemkab Lampung Tengah, secara sungguh-sungguh akan menjadikan bawangan merah sebagai komoditas unggulan baru Lampung Tengah.

”Kedepan tidak menutup kemungkinan Lampung Tengah ini menjadi sentra bawang merah, bahkan  menjadi komoditas unggulan subsektor hortikultura. Kita juga berharap mendapat support dari pemerintah pusat ,”katanya.

Kegiatan

Upaya mendorong pengembangan bawang merah serta meningkatkan dan ketrampilan petani dalam menyediakan dan budidaya bawang merah secara mandiri, sangat diperlukan bantuan teknis (Bantek) pelatihan budidaya pembenihan di wilayah rencana pengembangan klaster bawang merah. Dengan Bantek pelatihan dimaksud diharapkan mampu mendorong terciptanya petani penangkar atau penyedia sumber benih bawang merah berbasis kelompok tani.

Rencana program klaster pengembangan bawang merah di Kabupaten Lampung Tengah, hal pertama yang mendapatkan perhatian pada tahun pertama program adalah penguatan pada aspek budidaya, khususnya penyediaan benih. Sedang pada tahun kedua dan ketiga penguatan pada aspek kelembagaan, pemasaran dan akses pembiyaan. Selam tiga tahun program klaster pengembangan bawang merah akan di damping oleh BI perwakilan Lampung, diharapkan tahun selanjutnya ada bank lain yang bersedia  mendampingi pengembangan bawang merah  di Lampung Tengah.

Untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan serta transfer adopsi teknologi budidaya pembenihan kepada petani, telah dilakukan bimbingan teknologi (Bimbtek)pelatihan budidaya pembenihan bawang merah kepada kelompok tani di Kabupaten Lampung Tengah. Bimtek pelatihan budidaya bawang pembenihan bawang merah tersebut, bekerjasama dengan UPT Balai Pengawas Sertifikat Benih (BPSB) Provinsi Lampung, UPT Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikulutra Provinsi Lampung. Bimtek diikuti 73 orang, terdiri dari 50 orang perwakilan Kelompok Tani dari Lampung Tengah, dan 10 orang perwakilan kelompok tani dari Kabupaten Pesisir Barat Lampung, serta 10 orang dari perwakilan PPL pendamping dari dua kabupaten.

Pada kegiatan pengembangan kawasan bawang merah di Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2016 dengan luas  15 Ha, dilaksanakan di tiga kecamatan yakni di Kampung Watu Agung Kecamatan Kalirejo seluas 5 Ha, Kampung Sumber Rejo Kecamatan Kotagajah 5 Ha, dan Kampung Rejo Asri Kecamatan Seputih Raman dengan luas 5 Ha. (Ti)

Share Button

Related For BI Perwakilan Lampung Gandeng Pemkab Lampung Tengah Kembangkan Bawang Merah