http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Satgas RKT Lampung Tengah Dikukuhkan

Rabu, Oktober 12th 2016. | Polkam, Realita Kriminal
Bupati Lampung Tengah Mustafa bersalaman dengan Kapolres Lampung Tengah AKBP usai pengukuhan Satgas Radikalisme, Komunisme di Gedung Nuwo Balak

Bupati Lampung Tengah Mustafa bersalaman dengan Kapolres Lampung Tengah AKBP usai pengukuhan Satgas Radikalisme, Komunisme di Gedung Nuwo Balak

GUNUNGSUGIHSatuan Tugas Anti-Radikalisme, Komunisme, dan Terorisme (Satgas RKT) Lampung Tengah (Lamteng) dikukuhkan di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak (12/10), Kecamatan Gunungsugih, Lamteng.

Dalam pelantikan Satgas RKT sekitar 600 orang kemarin terdiri atas camat, kapolsek, danramil, kakam dan tokoh masyarakat.
Pengukuhan juga dihadiri oleh Dirintelkam Polda Lampung Kombespol Mochmad Rodzak Sulaeli, dan Bupati Lamteng, Mustafa lalu Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto, Ketua DPRD A. Junaidi Sunardi, Kajari Lamteng, Nina Kartini, Kalapas Kelas III Gunungsugih Dawa’I, Kapolres AKBP Dono Sembodo, Wadirbinmas Poda Lampung AKBP Yulias, Sekkab Adi Erlansyah, Wakil Ketua II DPRD Lamteng Riagus Ria, para asisten dan kepala SKPD. Pengukuhan dilakukan langusng oleh Bupati Lamteng Mustafa dengan pembacaan ikrar Satgas RKT.
Dirintelkam Polda Lampung Kombespol Mochmad Rodzak Sulaeli, mengatakan bahwa Satgas RKT perlu dibentuk karena banyak aksi teror sudah menjadi ancaman dunia, baik dari dalam dan maupun luar negeri.
Bukan hanya di Indonesia, aksi teror juga jadi ancaman dunia. Bahkan ada warga Lampung sudah ada yang terindikasi ikut Islam ISIS,” katanya.
Rodzak menambahkan, dirinya sejak masuk Lampung sudah memprediksi bahwa provinsi ini menjadi tempat rekrutmen dan pelarian teroris. “Saya sudah prediksi sebelumnya. Lampung ini menjadi tempat perekrutan dan pelarian teroris. Ini sudah terbukti dengan penangkapan teroris di Bandar Lampung dan Lamteng beberapa waktu lalu. Upaya kita dengan dibentuknya Satgas RKT ini agar Lampung tidak jadi sasaran teroris,” ujarnya.
Kemudian terkait paham komunis, Rodzak menyatakan banyak pemahaman ideologi Pancasila yang salah. Kita bisa lihat. Ada anak-anak pakai atribut komunis. Ini juga harus diwaspadai kita semua. Jangan sampai salah pemahaman yang bisa menghancurkan kedaulatan NKRI, ungkapnya.
Tugas Satgas RKT, kata Rodzak, harus bisa mengawasi lingkungan agar tidak masuk paham-paham tersebut. Awasi keluarga dan lingkungan sekitar kita. Jangan sampai terpengaruh terhadap hal-hal yang menjurus ke paham-paham itu. Ajarkan bahwa paham itu tak benar, ungkapnya.
Karena itu, tugas Satgas Anti RKT harus bisa mencegah dan menangkal bagaimana Lampung dan Lamteng terhindar dari paham RKT. Kita hanya memonitor. Penindakannya tetap ada pada Densus 88 terkait teroris. Dengan adanya informasi mempermudah kita mencegah aksi terorisme, katanya.
Dari catatan, menurut Rodzak, ada sekitara 46 warga Lampung terindikasi masuk ISI, 10 orang sedang menjalani hukuman di Jakarata dan Medan, 2 orang napi teroris sedang menjalani hukuman di Lampung, serta 2 orang sudah hidup di masyarakat. Ini harus diawasi bersama. Jangan sampai mereka menyebarkan paham RKT pada yang lainnya. Semua wilayah di Lampung berpotensi, ujarnya.
Sementara Bupati Lampung Tengah menyatakan paham RKT merupakan musuh baru dan kontemporer yang harus diberantas bersama. Kita harus waspada di sekitar kita. Satu niat, bagaimana Lampung dan Lamteng ini aman. Apalagi ditengarai banyak teroris di sekitar kita,” ujarnya.

Supaya Lampung dan Lamteng ini aman, Mustafa meminta kesiapan Satgas RKT bersatu dan bergerak bersama membasmi paham-paham itu. Banyak gangguan yang kita hadapi. Gejala RKT harus diwaspadai. Setiap kejadian harus disikapi dan ditangkal. Tugas satgas mengawasi, memberdayakan, dan membina masyarakat. Ini supaya tidak terjadi aksi teror yang menggangu kita,” tandasnya

Share Button

Related For Satgas RKT Lampung Tengah Dikukuhkan