http://terbagus.info/wp-content/uploads/2016/01/banner728.jpg
http://niadesain.biz/banner/User.gif

Mendikbud : UN Bukan Lagi Momok Yang Menakutkan

Jumat, Maret 25th 2016. | Fokus, Pendidikan

Anis Baswedanterbagusinfo : Mendikbud Anies Baswedan mengklaim sambutan publik terhadap UN 2016 tidak semenakutkan tahun-tahun sebelumnya. Terkait dengan tambahan jam belajar dan latihan soal ujian, baginya tidak masalah asal dilakukan dengan wajar.

Bagi Anies, saat ini yang jadi omongan di antara sekolah-sekolah adalah keberadaan plakat sekolah berintegritas dalam UN 2015.

“Sekolah tanya kamu dapat atau tidak, dan sebagainya,” tutur Anies. Bahkan ada kepala dinas yang sekolahnya tidak satupun mendapat plakat integritas unas, memberikan perintah khusus. Yakni mengurangi subsidi jawaban. Anies mencoba menerka yang disebut subsidi jawaban itu ada kaitannya dengan kecurangan unas.

Dia mengaskan cara mendapatkan plakat sekolah beritegritas sangat mudah. Yakni tidak perlu mencontek atau bagi-bagi kunci jawaban. Sebab Kemendikbud memiliki formula untuk menganalisis jawaban siswa.

Sehingga hasil analisis itu bisa mengindikasikan sekolah tersebut jujur atau curang dalam unas. “Yang kita lihat itu kecurangannya. Karena menilai kejujuran itu susah,” katanya. Semakin besar kecurangannya, semakin rendah integritasnya.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, UN memang tak lagi jadi ”monster” tapi yang paling menghawatirkan dalam UN 2016 adalah untuk penyelenggara berbasis komputer. Pasalnya banyak pemda atau sekolah yang memaksakan pengadaan komputer. Meskipun di Kemendikbud UNBK itu tidak dipaksa, namun di daerah menjadi gengsi.

Ujungnya banyak sekolah yang memaksa meminjam unit komputer siswanya. Kemudian untuk meningkatkan spesifikasi komputer sekolah, dilakukan pengadaan ini dan itu. “Jelas ada biaya tambahan. Di sekolah negeri ada yang minta uang ke orangtua,” tuturnya.

Retno mengatakan potensi mencontek atau kecurangan lain di UN 2016 masih tetap ada. Walaupun UN sudah tidak menjadi penentu kelulusan, namun ada siswa yang mengejar nilai setinggi-tingginya. Alasannya supaya mudah masuk ke kampus negeri ternama. Baginya pengawasan UN tetap tidak boleh dikendurkan.

UN untuk kelompok SMA dan MA berlangsung 4-6 April. Sedangkan UN bagi anak-anak SMK dan MAK berjalan lebih lama yakni 4-7 April. Di jenjang SMP UN 2016 berlangsung pada 9-12 Mei. Khusus untuk UNBK pelaksanaannya lebih panjang, karena harus bergantian menggunakan komputer.

 

Share Button

Related For Mendikbud : UN Bukan Lagi Momok Yang Menakutkan